Setelah 2020, Pengguna Windows 7 Harus Berbayar Untuk Update

Setelah 2020, Pengguna Windows 7 Harus Berbayar Untuk Update
Sumber Gambar: YouTube
Windows 7 yang dirilis tahun 2009 adalah salah satu seri OS untuk PC dari Microsoft yang terkenal dan bahkan cukup banyak digunakan sampai saat ini, meskipun update untuk seri windows ini akan segera berakhir.

Tekno Kompas - Microsoft telah memastikan bahwa usia pakai Windows 7 hanya tinggal satu tahun lagi. Pada 2020 mendatang, Microsoft akan menghentikan dukungan sistem operasi ini. Namun pengguna yang masih ingin menggunakan OS Windows 7 dan tetap mendapat update keamanan setelah 2020, akan dibebankan biaya iuran dengan jumlah tertentu, untuk periode setahun. 

Jumlah iuran akan bertambah dari tahun ke tahun. Biaya tersebut akan dibebankan untuk pelanggan seri Enterprise dan Microsoft 365, yang juga dapat membeli pembaruan keamanan (extended security update) Windows 7 untuk setiap satu perangkat. Dikutip KompasTekno dari Tech Crunch, Selasa 12 Februari 2019, untuk dukungan bagi pelanggan Windows Enterprise yang menggunakan Windows 7 adalah 25 USD atau sekitar Rp 350.000 untuk periode Januari 2020 sampai Januari 2021.

Ilustrasi Update Windows 7. Sumber: Super User
Jika ingin tetap mendapat dukungan setelah 2021, maka pengguna harus membeli paket dukungan untuk periode tahun berikutnya dengan harga 50 USD atau sekitar Rp 700.000 untuk Januari 2021 sampai Januari 2022. Di tahun berikutnya, harga dukungan pun meningkat dua kali lipat. Jika pengguna masih ingin memakai Windows 7 setelah tahun 2022, maka harga yang harus dibayar adalah 100 USD atau setara Rp 1,4 juta untuk periode Januari 2022 hingga Januari 2023. 

Peningkatan harga setiap tahun ini dibuat agar para pengguna beralih ke OS Windows yang lebih baru, dengan harga yang lebih murah. Untuk pengguna Windows 7 Pro, harga yang dibebankan juga lebih besar. Untuk tahun pertama, harga yang harus dibayar adalah 50 USD (Rp 700.000), kemudian untuk tahun kedua sebesar 100 USD (Rp 1,4 juta) dan tahun ketiga sebesar 150 USD (Rp 2,1 juta).

Microsoft sendiri telah memutuskan akan menghentikan dukungan Windows 7 mulai tahun depan. Jika pengguna memilih untuk tidak membayar setelah Januari 2020, maka Microsoft tidak akan lagi memberi jaminan keamanan pada pengguna Windows 7. Namun meski usianya hanya tersisa satu tahun lagi, ternyata Windows 7 masih populer di kalangan pengguna. Bahkan beberapa waktu lalu sebuah laporan menyebutkan masih adanya peningkatan jumlah pengguna Windows 7.

Sumber: tekno kompas

No comments

Powered by Blogger.